Ini adalah foto salah satu desa di Inggris. Edensor derbyshire UK. Indah bukan? Tenang dan nyaman. Rasanya tinggal disana akan sangat menyenangkan dan jauh dari hiruk pikuk kehidupan kota yang menjemukan.
Ini adalah negeri impian saya. Saya ingiiiin sekali mengunjungi tempat ini. Ingiiiiiiin sekali tinggal disana untuk beberapa tahun. Ingiiiiiiin sekali menjelajah setiap jengkal tanah UK. Ingiiiiiiin sekali melihat bumi allah yang sangat indah ini.
Pernah terpikir untuk mengejar beasiswa s2 ke negeri tersebut agar saya bisa tinggal disana. Tapi mengejar beasiswanya tidaklah segampang diucap. Salah satu kendala berat bagi saya adalah score toefl/ielts yang menjadi syarat masuk universitas. Selama ini kemapuan bahasa inggris saya standar-standar saja dan untuk mendapat skor bagus saya harus bekerja keras yang pasti akan menguras energi dan perhatian saya.
Tak masalah bagi saya. Tapi saya adalah seorang istri dan ibu. Apa jadinya anak dan suami saya jika perhatian saya teralihkan dari mereka. Apa jadinya generasi ini jika sang ibu teralihkan perhatian dan fokusnya dari mendidik dan membesarkan anak. Tanggung jawab sebagai ibu, sebagai madrasatul ula jauh lwbih besar dibandingkan ambisi-ambisi pribadi saya untuk mencapai negeri itu. Tugas sebagai ibu lebih mendesak dibandingkan desakan hati saya untuk melihat dunia. Tak hanya UK... taiwan, jepang, australia, eropa, arab saudi (kampung halaman rasulullah tercinta), turki, dan lain-lain.
Biarlah. Biarlah saya serahkan dan pasrahkan mimpi-mimpi ini kepada Pemilik Segala Mimpi, kepada Pemilik Tempat2 yang ingin saya datangi. Kepada Pemilik Bumi. Biarlah saya relakan mimpi-mimpi saya berkelana dibumi Allah kepada Allah saja sementara saya menjalankan amanah sebagai ibu dan istri. Biarlah, saya pasrahkan mimpi saya kepada Pemilik diri ini, Pemilik bumi ini, dan terus berharap pada takdir yang terbaik dariNya.
Ini adalah negeri impian saya. Saya ingiiiin sekali mengunjungi tempat ini. Ingiiiiiiin sekali tinggal disana untuk beberapa tahun. Ingiiiiiiin sekali menjelajah setiap jengkal tanah UK. Ingiiiiiiin sekali melihat bumi allah yang sangat indah ini.
Pernah terpikir untuk mengejar beasiswa s2 ke negeri tersebut agar saya bisa tinggal disana. Tapi mengejar beasiswanya tidaklah segampang diucap. Salah satu kendala berat bagi saya adalah score toefl/ielts yang menjadi syarat masuk universitas. Selama ini kemapuan bahasa inggris saya standar-standar saja dan untuk mendapat skor bagus saya harus bekerja keras yang pasti akan menguras energi dan perhatian saya.
Tak masalah bagi saya. Tapi saya adalah seorang istri dan ibu. Apa jadinya anak dan suami saya jika perhatian saya teralihkan dari mereka. Apa jadinya generasi ini jika sang ibu teralihkan perhatian dan fokusnya dari mendidik dan membesarkan anak. Tanggung jawab sebagai ibu, sebagai madrasatul ula jauh lwbih besar dibandingkan ambisi-ambisi pribadi saya untuk mencapai negeri itu. Tugas sebagai ibu lebih mendesak dibandingkan desakan hati saya untuk melihat dunia. Tak hanya UK... taiwan, jepang, australia, eropa, arab saudi (kampung halaman rasulullah tercinta), turki, dan lain-lain.
Biarlah. Biarlah saya serahkan dan pasrahkan mimpi-mimpi ini kepada Pemilik Segala Mimpi, kepada Pemilik Tempat2 yang ingin saya datangi. Kepada Pemilik Bumi. Biarlah saya relakan mimpi-mimpi saya berkelana dibumi Allah kepada Allah saja sementara saya menjalankan amanah sebagai ibu dan istri. Biarlah, saya pasrahkan mimpi saya kepada Pemilik diri ini, Pemilik bumi ini, dan terus berharap pada takdir yang terbaik dariNya.
Oh saya bukan putus asa, menyerah, dan tidak mau berusaha. Tak berarti ketika saya menjadi ibu maka cita-cita ini akan terkubur bersama masa lalu. Tidak. Biarlah cita-cita menunggu sementara diri ini mempersiapkan seseorang yang akan memberi pengaruh dalam kehidupan masyarakat nanti, agar pengaruh yang diberikannya positif dan dirindukan. Dan jikapun cita-cita ini tak pernah tercapai dan saya tak pernah melihat dan menginjakkan kaki di negeri-negeri impian ini karena saya sibuk menghabiskan waktu saya dirumah bersama anak dan suami, semoga Allah yang memberi ganti negeri impian ini dengan surga yang jauh lebih baik dan jauh lebih indah, karena indah dunia ini hanyalah fana. Relatif.